PANTAI PASIR PUTIH KARAWANG

Hulaaaaaaa buddy's!

Ah akhirnya saya punya tempat menampung tulisan, kangen banget nulis curhatan di blogspot atau kaskus. Kayanya jaman - jaman sebelum majapahit gitu ga si? Radityadika aja bisa memulai karir dari blogger masa seorang Nada ga bisa! Haha 

Sebenernya blogger ini dibuat untuk sharing tulisan aja, karena emang suka nulis tapi bingung mau diupload kemana karena ansos (anti sosial) banget anaknya. Mau bikin buku tapi ragu, yasudahlah kita coba dulu di blogspot ini.

Btw, hari ini cuaca Karawang cerah banget buddy's saking cerahnya kita tuh ga sanggup keluar ruangan. Matahari aja kalau bisa diukur mungkin cuma beberapa jengkal dari kita.

Apakah efek ozon yang mengurang karena terdapat 1.762 pabrik di 13.756.358 hektar tanah karawang? Fakta ini saya ambil dari Disnakertrans Karawang tahun 2018. 

Asap yang mengepul, knalpot yang tak ada henti berbunyi di jalan Karawang dan jangan lupa gas beracun yang tertanam dalam tanah turut menemani hari kita ini.

Alih - alih investasi dari negeri sebrang, Karawang yang dulu dikenal sebagai kabupaten dengan sebutan lumbung padi sekarang telah menjadi kawasan industri. Dengan begitu para penduduk Karawang mengalami penggeseran mata pencaharian dari petani menjadi pekerja pabrik.

Saking panasnya Karawang, saya berencana mencari pantai untuk bersembunyi dari panasnya Karawang. Iseng melihat google maps dari jarak tempat Bakso Rawasikut favorit saya, ternyata terdapat pantai.

(Shoot by Samsung J4, Bakso Rawa Sikut Telagasari)

Butuh waktu sekitar 1 - 1.5 jam untuk sampai Pantai Pasir Putih Karawang, 29km dari Karawang kota. Dengan akses yang cukup lumayan bisa terjangkau dan juga terdapat plang tempat wisata membantu wisatawan mencari lokasi destinasi.

Jam 4 sore saya sampai di lokasi disambut dengan senyuman warga pesisir pantai utara, untuk hari ini pantai sedikit sepi wisatawan dan kagetnya saya tidak menemukan pemungutan tiket masuk maupun parkir. Untuk atraksi yang bisa kita nikmati di Pantai Pasir Putih, Cilamaya Karawang yaitu melihat dan berswafoto di daerah kawasan pohon mangrove serta melihat matahari terbenam.

(Shoot by iphone 6s, Cilamaya Karawang)

Di pantai ini area lingkungannya bersih, pasirnya putih dipenuhi kulit kerang, saya sama sekali tidak mencium bau minyak ataupun melihat ceceran minyak disini, apa karena pantai ini CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT. Pertamina? Jadi pantai ini terjaga baik-baik saja daripada pantai Karawang lainnya.

(Shoot by iphone 6s, Cilamaya Karawang)

Sangat amat disayang kan amenitas disini kurang terpenuhi seperti restorannya kurang tertata sehingga saat ada angin kencang bisa saja resto atau tempat makan itu rubuh, kurangnya toilet untuk wisatawan, tempat oleh-oleh, jalan menuju pantai yang licin karena tanah basah dan tidak ada tempat sampah untuk wisatawan. 

Jika terjadi peningkatan wisatawan banyak resiko yang diambil, sepertinya memang harus di bimbing dan diberikan sosialisasi tourism sustainable oleh pihak dinas pariwisata jika fokus dalam ranah destinasi. Setelah itu bisa menuju tahap pembangun akomodasi wisatawan jika dibutuhkan, karena kenyamanan wisatawan juga harus memikirkan efek untuk alam dikedepannya. 

Sedikit ide yang manis bukan untuk para bapak-bapak pemegang jabatan? Jangan lupa assessment AMDAL ya pak, karena jangan sampai terjadi wisata kaget yang dimana para wisatawan datang sekali lalu tidak akan datang kembali lagi serta para penduduk pesisir pantai marah karena daerahnya terdapat banyak sampah.

Sekian cerita saya kali ini buddy's do'akan saya banyak waktu luang agar selalu berbagai informasi wisata di kota Karawang ini. CHEERS UP BUDDY'S!🌻

Untuk Buddy's yang bertanya kemarin "ini dimana nad?" Saya jawab disini, yap beserta informasi lengkapnya, rekomen untuk kalian ingin mengheningkan cipta dari hiruk piruk bising suara pabrik dan kemacetan karawang, sambil mendengarkan nyiur angin, jangan lupa coba ikan bakarnya! Oiya, sampahnya di bawa kembali jangan buang sembarangan ya buddy's, jangan nambah pekerjaan mermaid di pantai utara ini.

Jangan lupa komentar dan share ya buddy's! Karena saya butuh masukan pendapat kalian untuk kedepannya. Haturnuhun.

(Shoot by iphone 6s, Cilamaya Karawang)


Komentar